Home » » Agen Sedot Racun Hayati

Agen Sedot Racun Hayati

Postingan kali ini ingin bercerita tentang tanaman yang bisa dikaryakan sebagai penolak Polutan. Mereka memiliki spesialisasi sedot polutan yang berlainan seperti pakis boston, bambu, palem, Philodendrom, dan sansevieria. Mereka ini ahlinya dalam hal sedot polutan yang berasal dari senyawa formaldehyde.

Untuk polutan senyawa tricholoroethylen serahkan saja pada tanaman gebera, krisan dan Deracena dereansis atau bambu rejeki. Sementara itu, chlorophytum cosmosum vitatum alias lili paris dan palem adalah tukang sedot spesialis gas xylene.
Lili Paris

Senyawa-senyawa seperti formaldehyde dapat memicu penyakit seperti ganguan saluran pernafasan, radang tenggorokan dan asma sedangkan senyawa tricholoroethylen biangnya penyebab kanker hati. Senyawa ini banyak berada disekitar kita yang yang sumbernya dari lapisan plitur, cat dan vernis pebalut meja kursi. Bukan hanya itu saja tisu, kertas, kayu lapis, cairan pembersih, asap rokok, uap tinta, uap lem, detergen serta remukan fiber glass juga bisa menjadi sumber gas polutan berisiko tinggi.

Sanseviera
Tiap tanaman antipolutan punya tehnik sedot berlainan.  Pakis boston menggunakan stomata sebagai “facum cleaner” untuk menyedot gas polutan. Piranti renik itu banyak tersebar di bawah helaian daun. Gas beracun yang telah diserap stomata akam memasuki sistem metabolisme dalam tubuh si paku boston. Gas penuh bahaya ini di rombak menjadi gas yang bermanfaat.

Hasil perombakan lalu dikirim menuju  akar. Olahan berbahan baku racun tadi sebagian disuguhkan kepada bakteri yang berada pada akar. Hidangan itu tak membuat para bakteri binasa sebab mahluk miskroskopis tersebut memang hobi menyantap hidangan seperti itu. Bahkan ketika ransum makanan tak kunjung diberikan, bakteripun bisa secara swadaya mengurangi zat polutan menjadi makanan pokok harian mereka. Tehnik hisap serupa ada pada tanaman sanseviera, wali songo, draceana, krisan dan gabera.

Metode sedot lain dilakukan oleh sirih belanda. Polutan yang telah dihisap melalui stomata akan diteruskan masuk melalui sitosol menuju vakuola (ruang sel yang berisi cairan).  Tehnik sedot ini sangat efektif untuk menyapu pencemaran logam berat. Keajabian itu terjadi berkat adanya perpindahan protein yang menukar proton dengan ion metal.

Aneka Jensi sanseviera
Aglonema. Aglonema memiliki trik hisap tersendiri. Media tanam beserta daun tanaman keluarga araceae ini banyak mengeluarkan uap air. Kondisi ini mengakibatkan udara dalam ruangan menjadi lembab. Selain uap, aglonema juga rajin menyemprotkan senyawa yang dinamai phytochemical. Zat ini berkhasiat untuk menekan pertubuhan sepora jamur dan bakteri merugikan dalam ruangan.

Hasil penelitian Associated Landscape contractors of America menemukan bahwa phytochemical mampu menekan populasi bakteri dan spora jamur merugikan hingga 50-60%. Di alam, hal seperti itu terjadi sebagai salah satu mekanisme tumbuhan untuk bertahan dan melindungi diri dari serangan pathogen. Bahkan peneliti Urban Horticulture Unit, University of Technology Sydney, Ronald Wood mengungkap bahwa tanaman krisan mampu mengurangi gas polutan yang gentayangan di dalam ruangan sebanyak 90%. Agar dicapai hasil maksimal, ruangan seluas 30m2 dibutuhkan tanaman krisan sebanyak 2-3 pot.

Seusai menyerap polutan dalam jumlah banyak, daun akan mengalami kejenuhan. Daya sedot daun akan semakin menurun seiring uzurnya usia daun yang bersangkutan. Nah, daun tua seperti itu wajib kita potong, tujuannya supaya daun muda cepat tumbuh kembali. Udara sehat pun senantiasa bisa kita nikmati.
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Kakak dan Abel - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger